Senin, 26 Desember 2011

THE JAKMANIA BANGOR TIMUR TURUT BERDUKA


selamat jalan kawanku smoga kalian di trima disisinya

JAKARTA – Persija Jakarta gagal mendulang poin sempurna dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL). Saat menjamu Persidafon Dafonsoro di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (5/11/2011), “Macan Kemayoran” dipaksa bermain imbang tanpa gol.

Persija sebagai tuan rumah mampu mengendalikan permainan semenjak menit-menit pertama. Peluang pertama dari tim berjuluk “Macan Kemayoran” itu diciptakan Bambang Pamungkas (BP) pada menit ke-10. Sayang tembakan Bepe masih bisa ditepis oleh kiper Persidafon J Wilson Aleng.

Hanya berselang empat menit kemudian, BP kembali mendapatkan peluang. Setelah menguasai umpan Hasyim Kipuw, BP langsung melepaskan tembakan keras. Sial bagi Persija, tembakan BP masih melayang di atas mistar gawang Persidafon.

Setelah itu, Persija cukup konsisten dalam melepaskan ancaman. Namun sayang, dari beberapa peluang yang tercipta, gagal dikonversi oleh tuan rumah menjadi gol. Alhasil, kedua tim hanya mampu bermain imbang tanpa gol hingga turun minum.

Selepas jeda, Persija kembali menekan Persidafon. Tekanan yang dibuat Persija memaksa Wilson Aleng harus jatuh bangun demi mengamankan gawangnya.

Meskipun mendapatkan tekanan, Persidafon sesekali melakukan serangan balik yang cukup berbahaya. Persidafon memiliki peluang emas pada menit ke-84. Memanfaatkan umpan dari sektor kanan pertahanan Persija, Ngonajam berhasil melepaskan tembakan. Sayang tembakan penyerang bernomor punggung 20 itu masih membentur mistar.

Persija kemudian balik menyerang. Akan tetapi, serangan yang dibangun oleh Bambang Pamungkas dan kawan-kawan berhasil dipatahkan oleh barisan pertahanan Persidafon. Alhasil, Persijapun dipaksa bermain imbang setelah skor 0-0 bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Persija Jakarta: Galih Sudaryono; Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame, Precius E, Leo Saputra; Hasyim Kipuw (Ikhwan 80), A Marzukih (Johan Juansyah 58), Robertino Pugliara, Ramdani Lestaluhu; Rahmat Afandi (Alan Marta 65), Bambang Pamungkas

Persidafon Dafonsoro: J Wilson Aleng; Sugiantoro, Bayemi, Christian Warobay, Rasmoyo; Andri Ibo, Izaac Wanggai, Eduard Ivak Dalam (Lukas R Rumkabu 73), Patrich Wanggai, Yohanis; Ngonajam

Jumat, 01 April 2011

KISRUH PERSIJA VS PERSIPURA


ndonesia, Joko Driyono menegaskan kisruh antara PSSI dan pemerintah tidak akan mempengaruhi jalannya kompetisi sepakbola Indonesia Superliga (ISL).
Joko memastikan itu, setelah Menegpora Andi Mallarangeng menyatakan sikap membekukan pengurus PSSI yang dipimpin Nurdin Halid.
“Liga Indonesia akan tetap menjalankan semua rencana-rencana yang telah ditetapkan. Jadi apapun keputusan pemerintah, kompetisi tidak bisa dihentikan,” kata Joko Driyono kepada antv, Selasa, 29 Maret 2011.
Sementara itu skuad Macan Kemayoran tadi pagi tetap fokus melakukan latihan di std GBK menjelang pertandingan Big Match menghadapi Persipura (31/03).
“Pertandingan tetap dilaksanakan besok sore dan tidak ada perubahan jadwal,” ungkap Pelatih Rahmad Darmawan.

Minggu, 27 Maret 2011

Kemeriahan Pengajian Bulanan Jakmania Di Korwil Pondok Gede


Seperti yang di agendakan sebelumnya bahwa The Jakmania setiap bulannya akan mengadakan pengajian bulanan yang lokasinya berpindah-pindah di seluruh korwil yang ada di The Jakmania.
Pada pengajian bulan ini tepatnya pada hari Minggu (27/03/2011) bertempat di rumah andriansyah (korwil The Jakmania Pondok Gede).
Acara ini di hadiri oleh Bung Ferry Indrasyarief (Sektim Persija), Sobari (Ketua Harian The Jakmania ), Suryadi (Ketua III The Jakmania ), beberapa Korwil & Korlap The Jakmania serta puluhan anggota The Jakmania.
Andi selaku tuan rumah dalam sambutannya mengucapakan banyak terima kasih atas kehadiran rekan-rekan The Jakmania yang hadir dalam pengajian bulanan The Jakmania yang kali ini bertempat di kediamannya.
Acara pengajian ini juga di barengi dengan acara selamatan tujuh bulan kehamilan istrinya Sari Nur Farida yang juga mantan pengurus The Jakmania(korlap), Andi meminta doanya untuk keselamatan atas kandungan istrinya.
Sobari dalam sambutannya mewakili Larico Ranggamone (Ketum Jakmania) yang tidak bisa hadir karena kondisi yang sedang kurang sehat juga ikut mendoakan semoga Sari dan kandungannya selalu dalam lindungan-NYA.
Disisi lain, Bung Ferry (Sektim Persija) dalam sambutannya selain ikut mendoakan kandungan Sari juga mengucapkan terima kasih atas doa para The Jakers untuk almarhum bpk.H.Sumardi bin mertorejo (ayahanda coach rachmad darmawan).
Acara ini juga dimeriahkan oleh alim ulama setempat Bpk.Ustad Royatim yang dalam taushiyahnya memberikan arahan buat The Jakmania agar lebih baik lagi ke depannya.
semoga acara ini bisa memberikan mamfaat buat kita semua agar The Jakmania semakin solid dalam mendukung persija meraih juara di Indonesia Super Leauge (ISL) (ceka/jak.net)

Kopdar part III Jak Metropolis Community (JMC)




Bertempat di Bumi Perkemahan Ragunan, JMC melaksanakan pertemuan yang ketiga pada tanggal 15 Februari 2011. JMC atau Jak Metropolis Community terbentuk tanggal 3 februari 2011 lalu.
JMC merupakan komunitas pendukung Persija Jakarta atau The Jakmania yang sepakat membentuk komunitas pendukung persija untuk tidak rasis dan tidak anarkis. Hal ini lahir dari keprihatinan sekelompok supporter persija akan kerusuhan yang seringkali terjadi antara supporter antar klub maupun diantara supporter itu sendiri.
Tentu saja kerusuhan-kerusuhan itu sangat mengganggu kenyamanan pada saat menonton bola. Bahkan menimbulkan ketakutan untuk menonton langsung ke stadion. Padahal keinginan untuk menonton klub Persija berlaga sangat besar.
Sebelumnya JMC bernama WMC atau Warkop Metropolis Community, karena obrolan-obrolan yang terjadi antara sesama anggota layaknya obrolan di warung kopi. Bisa obrolan seputar persija, jakmania hingga sepak bola Indonesia.
Namun dengan semakin banyaknya member atau anggota yang bertambah, WMC pun merubah namanya menjadi JMC. Dimana supporter klub kota metropolitan ini berkumpul, berdiskusi tentang persija dan mengikrarkan diri untuk mendukung persija Jakarta sepenuh hati dengan jargon “No Rasis No Anarkis”.
“Mudah-mudahan komunitas ini bisa jadi komunitas yang mengajarkan tentang sikap supporter yang baik. “begitu ucap Ricky Febriansyah ketua Forum JMC.
“Kami berusaha untuk memberikan pemahaman kepada semua anggota kami yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan karyawan bahwa mendukung persija itu berarti nonton langsung stadion, membeli tiket, mendukung dengan semangat dan tidak rasis apalagi anarkis.” Lanjutnya lagi. “Mudah-mudahan saja dengan terus menerus diberi pemahaman anggota kami pun bisa memberi contoh yang baik untuk para supporter lainnya. Amin ”harap Ketua JMC yang juga salah satu Pengurus pusat divisi Korlap Jakmania.

KADO ULTAH DARI PERSIJA BUAT PERSIB


Laga klasik antara Persib Bandung versus Persija Jakarta diwarnai euforia Maung Bandung yang menginjak usia ke-78. Kendati datang sebagai rival, pelatih Persija Rahmad Darmawan (RD) tak lupa mengucapkan selamat.
“Selamat ulang tahun bagi Persib. Semoga tim ini semakin baik dan semakin hebat,” cetus RD, Kamis (17/3/2011).
Dalam duelnya mengahdapi Macan Kemayoran, Persib Bandung gagal melakukan balas dendam atas kekalahan mereka di putaran pertama atas Persija Jakarta, bermain di stadion Si Jalak Harupat yang penuh sesak oleh Bobotoh, Jumat (18/3), Persib harus menyerah dengan skor 2-3.
Pelatih Persija Rahmad Darmawan langsung memuji penampilan anak-anak asuhnya usai membekuk Persib Bandung 3-2 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), Jumat (18/3/2011).
“Menghadapi Persib di kandang sendiri selalu ada tekanan. Kita sempat kehilangan konsentrasi tapi sudah bangkit kembali. Anak-anak bermain sesuai dengan diri sendiri,” ungkap Rahmad.
Kendati timnya memenangi laga panas tersebut, Rahmad mengaku akan terus membenahi kekurangan untuk menghadapi laga selanjutnya. Persija kian terbuka peluangnya untuk mengejar Persipura yang memimpin klasemen sementara LSI.
“Kita akan terus membenahi diri. Kemenangan ini sekaligus membuktikan karakter Persija yang kuat di lapangan,” terang Rahmad.
Pada pertandingan syarat rivalitas tersebut penonton di tribun kerap melemparkan botol plastik ke dalam lapangan. Namun Rahmad dapat memaklumi mengingat rivalitas kedua tim.
“Terimakasih untuk bobotoh dan para pemain yang fair malam ini. Saya selalu belajar pada pemain Persija sendiri bagaimana menghadapi tekanan bermain di Bandung,” pungkasnya.
Rombongan Persija sempat diteror saat perjalanan menuju stadion, namun tidak menimbulkan korban luka.
Dengan hasil ini Persija mengoleksi 32 poin yang terus menempel ketat tim urutan teratas. Macan Kemayoran selisih enam angka dari Persipura Jayapura yang bercokol di urutan pertama. (trq)

Jumat, 10 Desember 2010

Kami Tetap Bangga Padamu ( Bambang Pamungkas )


Di usianya yang menyentuh 30 tahun, Bambang Pamungkas atau yang biasa dikenal dengan sebutan BP menjadi perbincangan yang hangat dikalangan pecinta sepakbola Indonesia. Gelaran AFF 2010 menyita banyak perhatian masyarakat tentang “kapasitas” seorang Bambang Pamungkas yang mulai diragukan. Tidak bisa dipungkiri dalam 2 pertandingan Indonesia di ajang AFF 2010 yang hanya bermain sebagai pemain pengganti dimenit-menit akhir menjadi sorotan tersendiri tentang era “keemasan” seorang Bambang Pamungkas.

Kehadiran 2 muka baru di timnas Indonesia yang berasal dari proses naturalisasi dan keturunan, Christian Gonzales, dan Irfan Bachdim yang menyita perhatian publik dengan aksinya di 2 pertandingan terkesan “menenggelamkan” nama Bambang Pamungkas. Tidak jarang cemohaan, cacian, dan ketidaksukaan mengenai seorang Bambang Pamungkas terlontar dari masyarakat. Mereka semua seakan lupa akan sederet hal yang pernah dan masih dilakukan oleh Bambang Pamungkas untuk Merah Putih.

Top skor terbanyak untuk timnas Indonesia melewati rekor idolanya sendiri Kurniawan Dwi Julianto masih jadi catatan tersendiri yang membuat semua anggapan BP tidak produktif tidak terbukti. Dalam tulisan ini juga akan dipaparkan pendapat dan komentar dari beberapa orang tentang Bambang Pamungkas, Leonard Tupamahu ( eks pemain Persija ) di akun twitternya “ Shows some respect for man @bepe20 tweeps!he already win many title.don't compare him with people who just win 2 game”

Imran Nahumamury ( eks pemain Persija) dalam komennya di Facebook “ Bepe tuh 11 tahun berkiprah di sepakbola, sudah banyak hal yang dilakukan untuk Indonesia maupun Persija, dia ( Irfan Bachdim ) baru 2x game aja dipuji luar biasa, padahal menurut aku biasa aja”

Lain lagi pendapat yang dilontarkan Bung Ferry “Banyak orang yang mempertanyakan ke gw tentang Bepe. Bagi gw, Bepe tetep produk asli Indonesia yang terbaik. Langka sekali Indonesia bisa punya seorang striker yang konsisten bermain di Timnas dalam jangka waktu yang cukup lama. “Disiplin juga jadi hal yang melekat dalam diri Bepe. Mana pernah dia telat dateng kalo dipanggil Timnas?. Jumlah gol yang dicetak di musim kompetisi yang sedang berjalan juga bisa menjadi acuan. Bepe tetap produktif. Klo banyak yg mencemooh dia, itu membuktikan kalo masih banyak yg berharap tinggi pada seorang Bepe”seperti yang disadur dalam o2 news Bung Ferry.

Keberhasilan satu team bukan hanya factor 1 atau 2 pemain, tapi keberhasilan seluruh pemain yang berada dalam team. Tetap lanjutkan karier dan prestasimu Bambang Pamungkas. Biarkan regenerasi datang dengan sendirinya, karena ituproses dalam sepakbola. Tulisan ini ada bukan karena pembelaan kami terhadap seorang Bambang Pamungkas karena dia pemain Persija dan kami suporternya, tapi ini dilihat dari apa saja yang selama ini di raihnya baik untuk timnas Indonesia maupun Persija.