Minggu, 27 Maret 2011

Kopdar part III Jak Metropolis Community (JMC)




Bertempat di Bumi Perkemahan Ragunan, JMC melaksanakan pertemuan yang ketiga pada tanggal 15 Februari 2011. JMC atau Jak Metropolis Community terbentuk tanggal 3 februari 2011 lalu.
JMC merupakan komunitas pendukung Persija Jakarta atau The Jakmania yang sepakat membentuk komunitas pendukung persija untuk tidak rasis dan tidak anarkis. Hal ini lahir dari keprihatinan sekelompok supporter persija akan kerusuhan yang seringkali terjadi antara supporter antar klub maupun diantara supporter itu sendiri.
Tentu saja kerusuhan-kerusuhan itu sangat mengganggu kenyamanan pada saat menonton bola. Bahkan menimbulkan ketakutan untuk menonton langsung ke stadion. Padahal keinginan untuk menonton klub Persija berlaga sangat besar.
Sebelumnya JMC bernama WMC atau Warkop Metropolis Community, karena obrolan-obrolan yang terjadi antara sesama anggota layaknya obrolan di warung kopi. Bisa obrolan seputar persija, jakmania hingga sepak bola Indonesia.
Namun dengan semakin banyaknya member atau anggota yang bertambah, WMC pun merubah namanya menjadi JMC. Dimana supporter klub kota metropolitan ini berkumpul, berdiskusi tentang persija dan mengikrarkan diri untuk mendukung persija Jakarta sepenuh hati dengan jargon “No Rasis No Anarkis”.
“Mudah-mudahan komunitas ini bisa jadi komunitas yang mengajarkan tentang sikap supporter yang baik. “begitu ucap Ricky Febriansyah ketua Forum JMC.
“Kami berusaha untuk memberikan pemahaman kepada semua anggota kami yang terdiri dari pelajar, mahasiswa dan karyawan bahwa mendukung persija itu berarti nonton langsung stadion, membeli tiket, mendukung dengan semangat dan tidak rasis apalagi anarkis.” Lanjutnya lagi. “Mudah-mudahan saja dengan terus menerus diberi pemahaman anggota kami pun bisa memberi contoh yang baik untuk para supporter lainnya. Amin ”harap Ketua JMC yang juga salah satu Pengurus pusat divisi Korlap Jakmania.

KADO ULTAH DARI PERSIJA BUAT PERSIB


Laga klasik antara Persib Bandung versus Persija Jakarta diwarnai euforia Maung Bandung yang menginjak usia ke-78. Kendati datang sebagai rival, pelatih Persija Rahmad Darmawan (RD) tak lupa mengucapkan selamat.
“Selamat ulang tahun bagi Persib. Semoga tim ini semakin baik dan semakin hebat,” cetus RD, Kamis (17/3/2011).
Dalam duelnya mengahdapi Macan Kemayoran, Persib Bandung gagal melakukan balas dendam atas kekalahan mereka di putaran pertama atas Persija Jakarta, bermain di stadion Si Jalak Harupat yang penuh sesak oleh Bobotoh, Jumat (18/3), Persib harus menyerah dengan skor 2-3.
Pelatih Persija Rahmad Darmawan langsung memuji penampilan anak-anak asuhnya usai membekuk Persib Bandung 3-2 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), Jumat (18/3/2011).
“Menghadapi Persib di kandang sendiri selalu ada tekanan. Kita sempat kehilangan konsentrasi tapi sudah bangkit kembali. Anak-anak bermain sesuai dengan diri sendiri,” ungkap Rahmad.
Kendati timnya memenangi laga panas tersebut, Rahmad mengaku akan terus membenahi kekurangan untuk menghadapi laga selanjutnya. Persija kian terbuka peluangnya untuk mengejar Persipura yang memimpin klasemen sementara LSI.
“Kita akan terus membenahi diri. Kemenangan ini sekaligus membuktikan karakter Persija yang kuat di lapangan,” terang Rahmad.
Pada pertandingan syarat rivalitas tersebut penonton di tribun kerap melemparkan botol plastik ke dalam lapangan. Namun Rahmad dapat memaklumi mengingat rivalitas kedua tim.
“Terimakasih untuk bobotoh dan para pemain yang fair malam ini. Saya selalu belajar pada pemain Persija sendiri bagaimana menghadapi tekanan bermain di Bandung,” pungkasnya.
Rombongan Persija sempat diteror saat perjalanan menuju stadion, namun tidak menimbulkan korban luka.
Dengan hasil ini Persija mengoleksi 32 poin yang terus menempel ketat tim urutan teratas. Macan Kemayoran selisih enam angka dari Persipura Jayapura yang bercokol di urutan pertama. (trq)

Jumat, 10 Desember 2010

Kami Tetap Bangga Padamu ( Bambang Pamungkas )


Di usianya yang menyentuh 30 tahun, Bambang Pamungkas atau yang biasa dikenal dengan sebutan BP menjadi perbincangan yang hangat dikalangan pecinta sepakbola Indonesia. Gelaran AFF 2010 menyita banyak perhatian masyarakat tentang “kapasitas” seorang Bambang Pamungkas yang mulai diragukan. Tidak bisa dipungkiri dalam 2 pertandingan Indonesia di ajang AFF 2010 yang hanya bermain sebagai pemain pengganti dimenit-menit akhir menjadi sorotan tersendiri tentang era “keemasan” seorang Bambang Pamungkas.

Kehadiran 2 muka baru di timnas Indonesia yang berasal dari proses naturalisasi dan keturunan, Christian Gonzales, dan Irfan Bachdim yang menyita perhatian publik dengan aksinya di 2 pertandingan terkesan “menenggelamkan” nama Bambang Pamungkas. Tidak jarang cemohaan, cacian, dan ketidaksukaan mengenai seorang Bambang Pamungkas terlontar dari masyarakat. Mereka semua seakan lupa akan sederet hal yang pernah dan masih dilakukan oleh Bambang Pamungkas untuk Merah Putih.

Top skor terbanyak untuk timnas Indonesia melewati rekor idolanya sendiri Kurniawan Dwi Julianto masih jadi catatan tersendiri yang membuat semua anggapan BP tidak produktif tidak terbukti. Dalam tulisan ini juga akan dipaparkan pendapat dan komentar dari beberapa orang tentang Bambang Pamungkas, Leonard Tupamahu ( eks pemain Persija ) di akun twitternya “ Shows some respect for man @bepe20 tweeps!he already win many title.don't compare him with people who just win 2 game”

Imran Nahumamury ( eks pemain Persija) dalam komennya di Facebook “ Bepe tuh 11 tahun berkiprah di sepakbola, sudah banyak hal yang dilakukan untuk Indonesia maupun Persija, dia ( Irfan Bachdim ) baru 2x game aja dipuji luar biasa, padahal menurut aku biasa aja”

Lain lagi pendapat yang dilontarkan Bung Ferry “Banyak orang yang mempertanyakan ke gw tentang Bepe. Bagi gw, Bepe tetep produk asli Indonesia yang terbaik. Langka sekali Indonesia bisa punya seorang striker yang konsisten bermain di Timnas dalam jangka waktu yang cukup lama. “Disiplin juga jadi hal yang melekat dalam diri Bepe. Mana pernah dia telat dateng kalo dipanggil Timnas?. Jumlah gol yang dicetak di musim kompetisi yang sedang berjalan juga bisa menjadi acuan. Bepe tetap produktif. Klo banyak yg mencemooh dia, itu membuktikan kalo masih banyak yg berharap tinggi pada seorang Bepe”seperti yang disadur dalam o2 news Bung Ferry.

Keberhasilan satu team bukan hanya factor 1 atau 2 pemain, tapi keberhasilan seluruh pemain yang berada dalam team. Tetap lanjutkan karier dan prestasimu Bambang Pamungkas. Biarkan regenerasi datang dengan sendirinya, karena ituproses dalam sepakbola. Tulisan ini ada bukan karena pembelaan kami terhadap seorang Bambang Pamungkas karena dia pemain Persija dan kami suporternya, tapi ini dilihat dari apa saja yang selama ini di raihnya baik untuk timnas Indonesia maupun Persija.

BP Membuktikan Kematangannya.


Bambang Pamungkas (BP) membuktikan kapasitasnya sebagai striker yang matang di Tim Nasional Indonesia setelah sukses mengeksekusi 2 kesempatan tendangan penalty yang krusial dalam laga sarat gengsi di ajang Piala AFF 2010 antara Tim Nasional Indonesia melawan Tim Nasional Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta pada Selasa, 7 Desember 2010 kemarin, 2 kesempatan penalty yang diambil oleh BP keduanya menghasilkan gol untuk Tim Nasional Indonesia yang sontak menggetarkan SUGBK dengan sorak-sorai sekitar 65,000 supporter Indonesia disertai dengan parade RedFlare di tribun selatan dan utara SUGBK sekaligus mengantarkan Tim Nasional Indonesia memenangkan partai sarat gengsi ini dengan skor 2-1 ke babak semifinal AFF 2010 dengan rekor tidak terkalahkan setelah sebelumnya menaklukan Tim Nasional Malaysia 5-1 dan Tim Nasional Laos 6-0 dan kokoh diposisi puncak dengan nilai 9 hasil dari 3 kali kemenangan di babak penyisihan group A Piala AFF 2010.

BP sendiri pada partai ini mendapatkan support luar biasa dari para pendukung Persija Jakarta dalam bentuk bentangan banner dan spanduk yang mengisi sisi Tribun utara yang dihiasi oleh banner besar dari Jak Online & Ultras JO dengan foto BP bertuliskan “NO DOUBT” serta JaKantor Community dengan bentangan spanduk bertuliskan BP “20” Still a Legend pada Tribun Selatan SUGBK yang bernada dukungan dan semangat untuk BP setelah di 2 partai sebelumnya seakan-akan namanya tenggelam oleh euphoria 2 striker naturalisasi Christian Gonzaes dan Irfan Bachdim walaupun baru beberapa kesempatan memperkuat Tim Nasional Indonesia. Dukungan itupun tidak sia-sia karena BP membayar lunas dukungan tersebut dengan kematangannya mengeksekusi 2 tendangan penalty untuk membawa Indonesia kokoh di posisi puncak klasemen group A dan mantab menatap laga semifinal yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 15 & 19 Desember 2010.

Kamis, 09 Desember 2010

Kongres The Jakmania : “Satu Misi, Satu Hati, Satu Pemuda, Satu Jakarta”


Bulan Desember ini The Jakmania supporter sepak bola Persija Jakarta mengadakan Kongres Pertamananya yang bertujuan untuk meregenerasi serta penataan organisasi The Jakmania. Dengan Tema “Satu Misi, Satu Hati, Satu Pemuda, Satu Jakarta”.

Visi dan Misi dari kegiatan ini adalah sebagai pengawal pembawa perubahan Pembangunan masyarakat sepak bola yang sejuk, modern, berbudaya dalam bingkai NKRI. Dan juga menciptakan pemimpin muda yang sehat, mumpuni, cerdas, amanah dan taqwa.

Kongres The Jakmania ini akan dilaksanakan tanggal 10 – 12 Desember 2010 yang bertempat di Sekolah Polisi Wanita (SEPOLWAN). Yang akan diikuti oleh 300 Peserta dari 48 Korwil The Jakmania. Dan juga akan dihadiri oleh Kemenpora, Staf ahli Menpora, Medco Foundation, Gubernur DKI Jakarta, Ketua Umum PSSI, Manager Persija, Kapolda Metro Jaya dan Bpk H.Sutiyoso selaku Pembina The Jakmania.

Semoga dengan terselenggaranya Kongres The Jakmania ini dapat terwujutnya sebuah rumusan program kerja dan rekomendasi organisasi The Jakmania yang bersentuhan/sinergi dengan Pembangunan perkelanjutan pemerintah dibidang olahraga, maupun dibidang lainnya sebagai konstribusi nyata baik dalam sector pembangunan sumber daya manusia ditingkat wilayah, bangsa dan Negara.

Uji Coba : PERSIJA JAKARTA Bantai BTN 17 – 0


Jeda kompetisi ISL dimanfaatkan dengan melakukan Ujicoba Tim Persija Jakarta melawan tim BTN yang berlangsung pada hari Kamis 2 Desember 2010 di stadion Ciracas milik Dinas Olahraga Pemda DKI yang dimenangkan oleh Persija Jakarta dengan skor sangat telak 17-0. Persija Jakarta Tampil dengan kekuatan penuh minus Pemain Timnas. Berikut Jalannya Pertandingan yang diliput langsung oleh kru Thejakmania.net

Babak Pertama

Susunan Pemain : Hendro, Nana, Ambrizal, Leo, Ismed, Syamsul, Agus Indra, Ilham, Oktavianus, Greg, Aliyudin

* Pertandingan baru berjalan beberapa menit Striker mungil Aliyudin membuka Pesta Gol Persija setelah berhasil memanfaatkan umpan manis dari Oktavianus menjadi sebuah Gol untuk Persija 1-0.
* 5 Menit kemudian Greg Nwokolo yang memanfaatkan kelemahan barisan belakang pemain BTN berhasil mencetak Gol ke 2 untuk persija atas kerjasamanya dengan M.Ilham, 2-0 untuk Persija.
* Greg kembali beraksi, kali ini kerjasamanya dengan Oktavianus brhasil membuat Persija unggul 3-0.
* Agus Indra turut menyumbangkan Gol ke 4 untuk Persija setelah berhasil mengecoh Penjaga Gawang BTN usai kerjasamanya dengan Aliyudin.
* Akselerasi Greg Nwokolo membuat Lini Belakang Tim BTN menjatuhkannya dikotak terlarang, Persija Mendapatkan Pinalti dan dieksekusi dengan sempurna oleh Aliyudin, 5-0 untuk Persija.
* Agus Indra memperbesar keunggulan Persija menjadi 6-0 setelah sundulannya berhasil menembus gawang Tim BTN usai memanfaatkan umpat dari Oktavianus melalui tendangan sudut.
* Akselerasi Oktavianus berhasil melewati 4 Pemain belakang kemudian mengecoh kiper Tim BTN, dengan sempurna menceploskan bola sehingga membuat Persija unggul jauh menjadi 7-0.
* Gol M.Ilham hampir mirip dengan gol Oktavianus sebelumnya, Ilham berhasil mengecoh kiper tim BTN 8-0 untuk tim berjuluk Macan Kemayoran.
* Gol Babak Pertama ditutup oleh Aliyudin setelah bekerjasama dengan Greg Nwokolo, 9-0 untuk Persija Jakarta.

Babak ke 2

Susunan Pemain : Ronie Tri, Hasyim Kipuw, Wirya, Leo, Marzukih, Ramdhani, Oliver Makor, Agus Indra (Andry Tani), Lifki, Sansan, Sigit.

* Pertandingan baru berjalan 1 Menit Sansan membuka keunggulan Persija dibabak ke 2 dan membuat Persija unggul 10-0.
* Akselerasi Marzukih dari sisi Kanan lapangan berhasil membuahkan gol ke 11 untuk Persija.
* Sansan kembali membuat The Jakmania yang hadir bersorak, golnya ke gawang tim BTN membuat Persija unggul 12 gol dari tim BTN.
* Hal menarik diperlihatkan oleh Choach RD, Andry Tani kiper ke 3 Persija Jakarta diplot menjadi pemain tengah menggatikan Agus Indra. Akselerasinya berhasil menciptakan assist yang cantik dan diselesaikan menjadi gol oleh Ramdhani Lestaluhu yang membuat Persija unggul 13-0.
* Beturut-turut Ramdani, Oliver Makor, dan Sigit berhasil membuat kieper tim BTN beturut-turut harus memungut bola dari Jaringnya yang membuat Persija unggul jauh 16-0.
* Gol Penutup kembali dicetak oleh Oliver Makor dan membuat Persija unggul telak 17-0.

Semoga hasil ini dapat meningkatkan motivasi para Pemain Persija untuk melanjutkan kompetisi ILS yang akan dimulai kembali awal Januari menadatang.

Kamis, 30 September 2010

PERSIJA JAKARTA Dipaksa Berbagi Angka Oleh PSPS






Persija Jakarta hanya mampu memetik satu poin saat bertandang ke markas PSPS, Minggu, 26 September 2010. Pertandingan Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 ini berakhir dengan skor 2-2.

Bertanding di Stadion H Agus Salim, Padang, Persija unggul 2-1 di babak pertama. Dua gol Persija dicetak oleh Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas. Sedangkan gol balasan PSPS dicetak oleh April Hadi.

Di babak kedua, tuan rumah PSPS justru lebih percaya diri. Pasukan Abdurahman Gurning bahkan mulai berbalik mendominasi jalannya pertandingan yang disiarkan langsung oleh ANTV ini.

Pada menit ke-50, tusukan pemain baru PSPS, Sin Hyu Joon ke dalam kotak penalti Persija harus dihentikan dengan pelanggaran oleh Ambrizal. Meski demikian, wasit Isya Permana hanya memberi tendangan bebas bagi PSPS.

Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Herman Dzumafo. Lewat sebuah tendangan kaki kanan yang terukur, Dzumafo mampu mengecoh penjaga gawang Hendro Kartiko dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Persija mencoba meningkatkan daya gedornya dengan menambah legiun asingnya. Oliver Makor yang berada di bangku cadangan pun diturunkan pada menit ke-53 menggantikan peran Oktavianus.

Namun hadirnya pemain asal Liberia itu tak membuat Persija keluar dari tekanan. Bahkan pada menit ke-57, gawang MacanKemayoran nyaris saja kebobolan untuk kali ketiga.

Beruntung tendangan Putu Waringin Jati memanfaatkan umpan Herman Dzumafo belum menemui sasaran.

Pelatih Persija, Rahmad Darmawan kembali meningkatkan daya gedornya dengan memasukkan Agus Indra pada menit ke- 65. Pemain yang akrab disapa Jepang itu masuk menggantikan gelandang serang M Ilham.

Persija juga sempat unggul jumlah pemain saat wasit Isa mengusir pemain PSPS, Sulaiman Alamsyah pada menit ke-80. Alamsyah diusir setelah mendapat kartu kuning keduanya karena melanggar Oliver Makor.

Namun kesempatan ini tidak mampu dimanfaatkan Bambang Pamungkas cs. Hingga pluit panjang skor 2-2 tak juga berubah.

Susunan Pemain

PSPS Pekanbaru
France Heryanto/Dede Sulaiman (g) (24′), Danil Juanidi, Agus Cima, Dedy Gusmawan, Banaken Bosoken, Sin Hyu Joon, Sulaiman Alamsyah-KK(KM-80′) , April Hadi, Patrice Nzekou, Putut Waringin Jati/M Zahrul Azhar (73′), Dzumafo Herman

Persija Jakarta
Hendro Kartiko (g), Ismed Sofyan, Ambrizal-KK, Precious Emuejeraye, M Nasuha, Toni Sucipto, Syamsul Chaerudin-KK/Amarzukih, M Ilham-KK/Agus Indra Kurniawan (65′), Octavianus/Oliver Makor (53′), Bambang Pamungkas, Aliyudin